You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
1.500 Bibit Mangrove Ditanam di Pulau Tidung Kecil
photo Lalu Paksi - Beritajakarta.id

1.500 Mangrove Ditanam di Kawasan Konservasi Pulau Tidung Kecil

Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta melakukan penanaman 1.500 mangrove di kawasan konservasi Pulau Tidung Kecil, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu.

Kepedulian terhadap lingkungan

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta, Cecep Hermawan mengatakan, penanaman mangrove tersebut terealisasi melalui kolaborasi dengan komunitas anak muda yang tergabung dalam Ocean Solution Microgrants.

"Penanaman mangrove ini sekaligus menjadi sarana edukasi dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dan ekosistem laut," ujarnya, Senin (8/3).

Hari Puspa dan Satwa Nasional Diperingati di Taman Nasional Kepulauan Seribu

Menurutnya, melalui penanaman mangrove tersebut Dinas KPKP DKI Jakarta berupaya untuk merehabilitasi ekosistem di pesisir dan pulau-pulau kecil guna meningkatkan keseimbangan pesisir dan laut yang ada di Kepulauan Seribu dan wilayah pesisir DKI Jakarta pada umumnya.

"Kami lakukan upaya untuk mitigasi perubahan iklim melalui pemanfaatan blue carbon pada ekosistem pesisir di Kepulauan Seribu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye9435 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1306 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1216 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1167 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye953 personBudhi Firmansyah Surapati